Logo
images

Banyaknya Pengerit Dan Permainan Kartu Pengandali Solar Bersubsidi, Pertamina : Kita Kembalikan Kemekanisme Hukum

BERITALAIN.ID --- PANGKALPINANG. Sales Branch Manager (SBM) Rayon V Sumsel Babel, Satriyo Wibowo Wicaksono sikapi hasil monitoring dan evaluasi Provinsi Bangka Belitung (Babel) ke SPBU dan pangkalan gas LGP di Kota Pangkalpinang.

"Apapun yang menjadi temuan dilapangan akan kita tindaklanjuti bersama untuk di bahas di tim internal Pemprov Babel dan Pertamina," ujarnya, Jumat (7/05/2021).

Hanya saja, pada giat monitoring dan evaluasi Pemprov Babel bersama Pertamina tersebut pihaknya masih sebatas memberikan peringatan sambil mengingatkan kepada operator ataupun pengelola SPBU.

Terkait sanksi yang akan di berlakukan terhadap pelanggaran tersebut pihak pertamina mengatakan akan memperingatkan mitranya yakni SPBU. Sedangkan sanksi terhadap konsumen/pengerit kita kembalikan kepada mekanisme hukum yakni aparat.

Disinggung terkait adanya penyalahgunaan/permaian kartu kendali solar bersubsidi di SPBU-SPBU antara pihak SPBU dan pengerit nanti akan dilakukan koordinasi terkait data-data pemerima kartu serta akan dilakukan cleansing data agar nanti penerima kartu tidak ada yang dobel.

Sambungnya, pengerit itu bagaikan dua mata sisi. Disatu sisi berarti ekonomi di Bangka sedang bertumbuh, dan kita tidak bisa menutupi itu juga, karena dimana sebelumnya ekonomi masyarakat sedang lesu akibat covid dan lainnya.

Sedangkan disisi lain, aturan harus dilaksanakan. Jadi, apabila memang digunakan untuk kegiatan pertambangan sebaiknya menggunakan non subsidi karena pada akhirnya juga akan berpengaruh kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Babel Pasalnya untuk yang bersubsidi sudah ada peruntukan nya masing-masing.

"Dari hasil sidak ini nanti bisa kita usulkan melalui SDM untuk dilakukan pemblokiran kartu-kartu yang diduga dobel. Dan kita akan tindak langsung terhadap pengguna kartu," tegasnya.

 



Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar