Beritalain.id --- PANGKALPINANG. Sebanyak 792 rumah yang terdampak akibat peristiwa banjir rob yang menerjang di Kota Pangkalpinang.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangjkalpinang, Dedy Revandi mengatakan bahwa rumah terdampak akibat banjir rob yang terjadi di Pangkalpinang sejak 3 hari silam mengalami kenaikan.
"Berdasarkan data yang dihimpun, dari 6 Desember sebanyak 369 rumah yang terdampak, pada 7 Desember sebanyak 464 rumah sedangkan pada puncak tertinggi pada 8 Desenber sebanyak 792 rumah terdampak akibat banjir rob ini," kata Dedy, Kamis (9/12/2021).
Untuk kejadian banjir rob tahun ini, dirinya melihat merupakan kejadian yang terparah. Pasalnya, dibandingakan tahun-tahun sebelumnya yang mana didaerah Pangkal Arang/Rusunawa tidak sampai masuk rumah permukiman tapi pada tahun ini lokasi tersebut sampai masuk banjir.
"Untuk sementara, kejadian tahun ini merupakan jumlah tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya," tutupnya.
Adapun sebanyak 792 rumah yang terdampak terdampak banjir rob yang terjadi di Kota Pangkalpinang meliputi;
1. Kampung Seberang RT.07 RW.08 sebanyak 170 rumah.
2. Kelurahan Opas Indah sebanyak 188 rumah.
3. Kelurahan Pasir Putih RT.09 RW.03 sebanyak 60 rumah, RT.06 RW.02 sebanyak 70 rumah, RT.01 RW.01 sebanyak 4 rumah, RT.03 RW.01 sebanyak 20 rumah.
4. Jalan Kakap 1, RT.03 RW.01 Kelurahan Ampui sebanyak 16 rumah.
5. Kelurahan Rejosari RT.02 RW.01 sebanyak 1 rumah. RT.03 RW.01 sebanyak 1 rumah, RT.08 RW.03 sebanyak 100 rumah, RT.09 RW.03 sebanyak 12 rumah.
6. Pangkal Arang sebanyak 50 Rumah.
7. Kelurahan Pasar Padi RT.02 RW.01 sebanyak 100 rumah.
8. Jl.A.yani Gg.H.Ajis Kecamatan Taman Sari Kelurahan Kejaksaan pohon amblas



