Beritalain.id - PANGKALPINANG. Bank Sumsel Babel menggelar berbuka bersama serta sosialisasi produk dan layanan Bank Sumsel Babel bersama media. Senin (25/03/2024) bertempat di Swissbel Hotel Pangkalpinang.
Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengatakan bahwa pihaknya masuk dalam tim penurunan inflasi di Pangkalpinang.
Adapun beberapa cara yang di galakan Bank Sumse Babel dalam upaya tersebut salah satunya dengan menggelar pasar murah. Tuturnya, kegiatan pasar murah ini tidak hanya di laksanakan di Bagka Belitung (Babel) tapi juga di Sumatera Selatan (Sumsel).
"Kegiatan pasar murah ini akan rutin dilakukan bukan hanya di Babel tapi juga di Sumsel," tuturnya
Tidak hanya masuk dalam tim penurunan inflasi, Bank Sumsel Babel juga mempunyai kegiatan untuk pengendalian stunting. Baginya, hal ini dilkaukan harus saling bersinergi dan tidak melakukannya sendiri dan tidak hanya Bank Sumsel Babel saja tetapi juga bersma forkopimda, Bank Indonesia (BI) serta seluruh intansi terkait.
"Sebenarnya inflasi itu tidak hanya menyediakan sarana mengenai komoditi saja, tetapi bagaimana kita merubah mindset masyarakat agar tidak panic buying, pola ini yang harus kita rubah. Dimana sebelumnya kita mengeluarkan uang tapi bagaimana kita bisa menghemat uang misalnya menanam cabai agar cabe tidak beli tapi kita bisa tanam sendiri di pekarangan. Nah, mindset ini yang harus kita lakukan kedepan.
Diungkapkan Achmad, untuk strategi penurunan stunting sendiri Bank Sumsel Babel untuk mengadopsi anak asuh yang akan diberikan bantuan makanan berenergi semacam susu, telur, kacang hijau dan sebagainya selama 6 bulan yang akan diambil di UMKM menggunakan barcode.
Selain itu untuk penurunan stunting kami (bank sumsel babel) kepala-kapala cabang, semua karyawan akan kita minta untuk menjadi bapak asuh. Untuk di Pangkalpinang misalnya, yang melakukannya adalah pangkalpinang convensional, cabang- cabang syariah.
"Kedepan kita akan lakukan ini di Babel, karena di-Sumsel sudah berjalan seperti di Palembang dan Pagar Alam. Untuk di Babel kita coba di-Sungailiat. Sedangkan untuk pemberantasan kemiskinan kita akan lakukam bedah rumah, untuk di Babel sudah dilakukan di Kurau, Bangka Tengah," tukas Achmad Syamsudin.



