Logo
images

Molen Janji Bertanggungjawab Atas Robohnya Jembatan Gantung Air Kerabut

BERITALAIN.ID, Berita Terkini Pangkalpinang - Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil temui para mahasiswa yang melakukan aksi unjukrasa yang menuntut tanggungjawab atas robohnya Jembatan Gantung Air Kerabut, Kamis (12/11/2020) di kantor Walikota Pangkalpinang.

Dalam hal itu, Walikota berterimakasih kepada para pengunjukrasa karena telah melakukan aksi ini, pasalnya setelah dilantik dirinya menjadi walikota baru sekali ini dirinya di demo.

"Terimakasih telah mendemo saya,saya rindu demo," kenangnya saat masih jadi mahasiswa.

Dirinya mengatakan sangat setuju dengan aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut. Diakuinya, pria akrab disapa Molen itu sangat bersyukur jembatan tersebut roboh saat ini, dari pada roboh saat di lakukan presmian nantinya.

Dalam hal tersebut, Molen mengatakan hingga saat ini belum adanya kerugian negara atas kejadian itu dan sangat kesel atas robohnya jembatan tersebut,"Pihak kontraktor,siapapun itu mereka harus menyelasikan pengerjaan itu, Jika tidak selesai akan kita tuntut, jikapun tidak selasai dalam waktu yang di tentukan maka akan di berikan denda," tegas Molen.

Terkait banyaknya pemberitaan yang mengatakan robohnya jembatan gantung air kerabut tersebut disebakan oleh buaya, mantan Bupati OKU itu mengatakan hanya orang gila yang menyalahkan buaya," Saya juga kesal kenapa buaya yang disalahkan, seharusnya kontraktornya (buaya darat)," timpalnya.

"Beri kami kesempatan untuk neyelesaikan ini. Saya akan bertanggubmngjawab.Saya minta waktu sembari menunggu hasil dari kejaksaan. Ayo kita kawal proses jembatan ini bersama-sama agar sesuai dengan apa yang kita harapkan," tukas Molen.


TAG

Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar