Logo
images

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Cobid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra

Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Bangka Bertambah 34 Orang

BERITALAIN.ID, Berita Terkini Bangka - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka kembali bertambah 34 orang. Jumlah tersebut merupakan rekor kasus tertinggi dalam sehari sepanjang pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangka.

Dari jumlah tersebut 19 orang diantaranya merupakan warga Kecamatan Riau Silip, dan 15 orang lainnya warga dari Kecamatan Sungailiat.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Rabu (4/11/2020).

"Di Kecamatan Riau Silip sendiri bertambah 19 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya memiliki riwayat kontak erat dengan RA yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, di Kecamatan Sungailiat juga mengalami penambahan kasus positif Covid-19 yakni sebanyak 15 orang." Lima belas pasien ini semuanya memiliki riwayat pelaku perjalanan dari Bogor ke Bangka, dengan status imported case," terang Boy.

Saat ini seluruh pasien tersebut sudah dikarantina di provinsi bangka belitung menggunakan ambulan satgas percepatan penanganan covid-19 bangka dan kecamatan.

Dengan demikian, angka kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka berjumlah 180 pasien dimana 140 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

"Jadi tersisa 40 pasien yang masih menjalani isolasi di RSUD Depati Bahrin dan Balai Diklat Provinsi Bangka Belitung," ujar Boy.

Guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangka, pihaknya mengatakan akan melakukan sejumlah upaya melalui dinas-dinas terkait.

"Dari Dinkes Bangka sendiri akan melakukan tracking and treatment, sedangkan PE akan dilakukan oleh Puskesmas Riau Silip dan Puskesmas Kenanga. Selain itu juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh BPBD di beberapa titik dengan radius 100 meter," jelasnya.

Tak hanya itu, Boy juga mengimbau kepada masyarakat yang datang dari luar Bangka untuk melakukan isolasi secara mandiri.

"Setelah isolasi mandiri, dan dihari ke 10 akan dilakukan pemeriksaan rapid tes di Puskesmas, sehingga upaya ini dapat memutus dengan cepat mata rantai dari wabah penularan Covid-19," imbau Boy.


TAG

Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar