Logo
images

Sejumlah Awak Media Dapat Perlakuan Kurang Mengenakan Saat Pelantikan Pj Wali Kota Pangkalpinang

Beritalain.id - PANGKALPINANG. Sejumlah Awak media mendapatkan hal kurang humanis dalam prosesi acara pelantikan Pj Wali Kota Pangkalpinang dan Pj Bupati Bangka yang berlangsung di Ruang Rapat Pasir Padi Lantai III, Senin, (13/1/2025).

Seharusnya, pada acara prosesi pelantikan tersebut menjadi momen bahagia. Namun, wartawan mendapat perkataan yang diduga tidak patut diucapkan oleh salah satu orang yang menggunakan id card pegawai ATR BPN. 

Usai pelantikan, beberapa wartawan inisial DS, RC, RZ, K, YN, M, RI, N dan L mencoba langsung menghampiri Pj Walikota Pangkalpinang untuk dimintai tanggapan. Akan tetapi, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Pangkalpinang langsung mengajak Pj Walikota Pangkalpinang ke suatu ruangan untuk berbincang dengan Sekda Kota Pangkalpinang. 

Usai sampai di ruangan tersebut, Wartawan yang mencoba mengejar Pj Walikota Pangkalpinang untuk dimintai pendapat, pintu tersebut langsung ditutup.

Inisial E menggunakan ID Card Pegawai ATR BPN diduga terang-terangan menyebutkan "Ada Wartawan". Sedangkan yang didepan dirinya ialah rekan-rekan wartawan. 

Lantaran ucapan tersebut, Wartawan merasa tersinggung dan menanyakan "Ada Apa dengan Wartawan?, kami disini semua wartawan. 

Seusai jawaban tersebut, inisial E diduga berdalih dengan menyebutkan wartawan itu mitra. 

Menanggapi kejadian itu, RC menilai tidak seharusnya oknum pegawai seperti itu, andai saja rekan-rekan media tidak mengaku wartawan mungkin saja bisa diduga keluar perkataan yang lain dari itu. 

 

"Harusnya pelantikan ini kan momen bahagia, tapi disini terkesan wartawan diduga seperti dibatasi. Padahal selama ini, wartawan turut serta dalam mempublikasi seluruh kegiatan di Pemerintahan Kota Pangkalpinang," kata RC. 

 

Ditambahkan RC, terkesan dengan statement seperti itu, mereka (pemerintah) kurang bersahabat dengan rekan media. 

"Kami datang liputan mencari berita, setidaknya jangan keluarkan perkataan seperti itu," tutupnya. 

 

Sementara itu, wartawan inisial RZ menilai tindakan dari Kabag Protokol yang langsung menarik Pj Walikota Pangkalpinang itu tidaklah patut dicontoh. 

"Kita datang dari pagi, kita mau wawancara dengan pemimpin, masa kesannya kita seperti itu dan ini bukan hal pertama, waktu itu juga pernah mengalami hal serupa (10/6/2024) lalu dan ditanya oleh Kabag tersebut dengan ucapan wartawan dari mana," ujar RZ.

 

Hingga berita ini dinaikkan, pihak-pihak lain masih dalam upaya konfirmasi.



Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar