Beritalain.id --- PANGKALPINANG. Politisi Partai Gerindra turut berkomentar terkait kisruh yang terjadi pada kepemimpanan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang masa periode 2018-2023 itu.
Kisruh tersebut dimana Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian membagikan curhatannya di laman media soaial miliknya yang menyatakan dirinya tidak dihargai oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Ketua Fraksi Gerindra Pangkalpinang, Bangun Jaya sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. Dirinya mengatakan kondisi ini sangat miris yang dilakukan oleh Pemkot Pangkalpinang dimana ketidakharmonisan ini merupakan tindakan dzhalim kepada Wakil Wali Kota.
"Saya selaku wakil rakyat merasa sangat miris, seorang Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang terlihat tidak harmonis. Dan ini terlihat sudah lama terjadi, semenjak dari awal pelantikan sampai sekarang," ungkapnya, Kamis (4/11/2021).
Menurutnya, mungkin ini sudah waktunya untuk Wakil Wali Kota Pangkalpinang menyampaikan sesuatu yang penting. Karena isu yang beredar Wakil Wali Kota sudah lama tidak muncul. Ini lah momentumnya, agar masyarakat yang memilih Wakil Wali Kota Pangkalpinang tidak merasa kecewa.
"Dzhalim kepada Wakil Wali Kota berarti sama saja dengan mendzhalimi masyarakat Pangkalpinang yang memilihnya. Ini akan menjadi beban moral bagi Wakil Wali Kota yang punya amanah untuk membawa aspirasi sebagian masyarakat yang telah memilihnya," tegasnya.
Lebih lanjut, kata Bangun Jaya, jika Wali Kota dan Wakil Wali Kota saja tidak harmonis, bagaimana mereka bisa membangun kota Pangkalpinang sesuai janji politik mereka.
"Tidak di berdayakannya Wakil Wali Kota, ini menunjukkan management kepemimpinan seorang Wali Kota sangat amburadul," timpalnya.
Bangun Jaya juga melihat ini bukan curhatan semata tapi lebih kepada kekecewaan seorang Wakil Wali Kota. Dan artinya Wakil Wali Kota sudah terbangun dari tidurnya.
"Rasa sakit hati yang di rasakan oleh Wakil Walik Kota tersebut di ibaratkan habis manis sepah di buang. Karena kita juga tahu tidak mungkin rakyat memilih wakil kota tanpa ada wakil walikota. Dan kalau saya berada di posisi walikota sebagai seorang pemimpin dan juga sebagai seorang adik saya akan meminta maaf secara terbuka kepada pak Sopian dan masyarakat Kota Pangkalpinang dan kembali fokus bekerja untuk rakyat," pungkasnya.



