Beritalain,id - PANGKALPINANG - Pemerintah Kota Pangkalpinang menyatakan kesiapannya dalam mendukung penuh pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Tahun 2025. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, usai menghadiri rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) serta penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang digelar di Kantor KPU Kota Pangkalpinang, Selasa (24/6/2025).
“Pemerintah Kota memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan Pilkada, terutama dalam hal pendanaan dan dukungan teknis lainnya. Namun tentu, pelaksanaan utamanya menjadi tanggung jawab KPU dan diawasi oleh Bawaslu,” ujar Donal.
Menurut Donal, sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan proses demokrasi yang berjalan lancar, aman, dan berkualitas. Pihaknya pun aktif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 Agustus 2025.
“Kami berharap partisipasi masyarakat bisa meningkat. Kami juga mendorong tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga lainnya untuk turut menyosialisasikan pentingnya menggunakan hak pilih,” ucapnya.

Terkait dengan penetapan DPT, Donal menyampaikan bahwa penambahan jumlah pemilih yang signifikan merupakan hasil dari proses pemutakhiran data yang dilakukan secara intensif oleh KPU, dengan pengawasan ketat dari Bawaslu. Ia mengungkapkan, terdapat penambahan lebih dari 4.000 pemilih dibanding data sebelumnya.
“Penambahan ini didominasi oleh pemilih pemula dan warga pendatang yang kini berdomisili di Pangkalpinang. Sementara itu, pengurangan berasal dari data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, seperti warga yang meninggal dunia,” jelasnya.
Donal juga mengingatkan masyarakat untuk proaktif memeriksa statusnya dalam DPT melalui layanan daring yang telah disediakan. Hal ini penting untuk memastikan setiap warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara nanti.
Terkait potensi kerawanan, Donal menyebutkan bahwa sejauh ini belum ditemukan indikasi gangguan yang signifikan. Namun, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah antisipatif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada berlangsung.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait agar situasi tetap kondusif. Pilkada harus menjadi ajang demokrasi yang damai dan berintegritas,” katanya.
Di sisi lain, Donal menyoroti rendahnya angka partisipasi pemilih pada Pilkada sebelumnya, yang hanya mencapai sekitar 53 persen. Ia berharap dengan upaya bersama, partisipasi pemilih tahun ini dapat meningkat secara signifikan.
“Partisipasi pemilih adalah cerminan dari kepedulian warga terhadap masa depan daerahnya. Mari kita sukseskan Pilkada ini dengan hadir di TPS dan memberikan suara terbaik bagi Pangkalpinang,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, Pemkot Pangkalpinang optimis Pilkada 2025 akan berjalan sukses dan melahirkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi seluruh warga kota.



