Beritalain.id --- PANGKALPINANG. Ratusan nelayan Desa Teluk Kelabat Dalam geruduk kantor PT.Timah Tbk, Senin (22/11/2021).
Dalam aksi tersebut, masa tergabung dari 12 desa yang berada di Teluk Kelabat Dalam itu meratapi nasibnya sebagain nelayan.
Pasalnya, laut dimana mereka untuk mencari nafkah sudah rusak akibat keberadaan 18 Kapal Isap Produksi (KIP) didaerah tersebut.
"Pada hari ini kami ingin menyampaikan kegelisahan sebagai nelayan. Saat ini kami sudah tidak bisa lagi mencari nafkah. Pasalnya ada sebanyak 18 KIP berada di situ," ungkap ketua forum teluk kelabat, Maryono.
Katanya, keberadaan KIP di Teluk Kelabat Dalam sudah mematikan ekonomi mereka terlebih dampak yang dihasilkan dari KIP itu sendiri.
"Selama ini kami difitnah, katanya kami sudah mendapatkan sosialisasi dari keberadaan KIP tersebut. Padahal desa yang mendapatkan sosialisasi tersebut bukan di desa kelabat melainkan desa yang bukan bagian dari teluk kelabat," cetusnya.
"Tolong dengarkan jeritan kami, jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila terjadi hal yang tidak di inginkan maka itu tanggung jawab PT.Timah," timpalnyan.



