Beritalain.id - PANGKALPINANG - Debat Publik 1 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024 berlangsung lancar dan atraktif antara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Erzaldi Rosman dan Yuri Kemal dan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 Hidayat Arsani dan Hellyana di Novotel Bangka Hall And Convention Centre Pangkala1n Baru Bangka Tengah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua KPU Bangka Belitung, Husein.
Salah satu isi pembahasan yang dikemukan tim para panelis dan tim perumus kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pemilu serentak Babel 2024 ini adalah terkait pedalaman visi dan misi calon jika terpilih nantinya untuk memimpi Babel 5 tahun mendatang, dalam bidang peningkatan kesetaraan gender perempuan di Bangka Belitung.
Terkait hal ini menurut calon gubernur Erzaldi sudah ia lakukan selama menjabat sebagai gubernur Babel periode 2017 - 2022.
Berbagai upaya dan sinergi terus dilakukan bersama masyarakat terutama kepada kaum perempuan melalui berbagai bentuk pelatihan dan lembaga pendidikan formal maupun non formal salah satunya adalah melalui Sekolah Melati.
Ia menilai persoalan peningkatan gender perempuan ini memang harus gencar dilakukan.Karena di Babel banyak kaum perempuan muda yang melakukan pernikahan dini, sehingga setelah menikah kaum perempuan tersebut tidak lagi mengupgrade kemampuan atau termotivasi meningkatkan jenjang pendidikan mereka.
Sehingga kaum perempuan yang mengalami kondisi seperti ini tetap perlu didorong untuk mendapatkan akses melalui sekolah khusus maupun lembaga pelatihan formal dan informal.Ia mengklaim bahwa melalui sekolah-sekolah formal dan informal yang telah dilakukan semasa dirinya menjabat telah cukup berhasil dan membawa dampak perubahan bagi peningkatan kualitas perempuan di Babel, dan terbukti di perangkat jabatan birokrasi di lingkungan Pemprov Babel diisi oleh kaum perempuan.
Dan ke depan hal ini harus dilakukan dengan porsi yang lebih besar.
Sementara itu, Calon Gubernur Babel nomor urut 2 Hidayat Arsani juga menilai bahwa persoalan kesetaraan gender merupakan hal dasar yang harus lebih baik diberikan kepada kaum perempuan di Babel agar mereka juga memiliki akses dan ikut berperan pada sektor-sektor strategis.
Menurutnya dalam upaya peningkatan kualitas gender perempuan di Babel juga harus dimulai dengan kemampuan memetakan potensi kaum perempuan di sekolah-sekolah formal dan informal dengan melibatkan tenaga psikotes professional. Karena dengan telah terpetakannya potensi dan bakat kaum perempuan tersebut juga akan lebih mudah mengarahkannya untuk menguasai sesuai bidang yang diminati kaum perempuan tersebut.
Selain terkait upaya peningkatan kualitas gender dan peran perempuan di Babel, para calon kepala daerah Babel periode 2024 -2029 ini juga berjanji akan memberikan kontribusi jika terpilih, dalam upaya pengentasan persoalan stunting, peningkatan segmentasi budaya lokal, kebebasan beragama dan kohesi sosial termasuk peran dan keberadaan dukun kampung, memperkuat tradisi kebijakan lokal berbasis lingkungan, penguatan pendidikan karakter, perlunya memberikan tanggunjawab dan perhatian lebih baik terhadap pemenuhan insentif guru informal khususnya para ustad dan ustadzah TK/ TPA, majelis taklim hingga peningkatan teknologi pertanian demi kesejahteraan petani di Babel khususnya petani lada atau sahang.



