Logo
images

Masalah Pendidikan Dan Kesehatan Jadi Sorotan Pansus 8 DPRD Kota Pangkapinang

Beritalain.id - PANGKALPINANG. Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Pangkalpinang Rocky Husada, menyampaikan permasalahan di sektor Pendidikan dan Kesehatan. Meskipun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPJ) Wali Kota telah disetujui, beberapa masalah, tetap menjadi sorotan Pansus 8. Rocky menyapaiknannya dalam Rapat Paripurna Kedua Belas Masa Persidangan II Tahun 2025, Senin (28/4/2025).

Rocky menyampaikan, Pansus 8 mengungkap sejumlah masalah di sektor pendidikan, mulai dari sering hilangnya barang yang dibiayai APBD akibat pencurian, serapan anggaran yang rendah untuk pelatihan pegawai, kurangnya guru sesuai kebutuhan, hingga minimnya pembangunan sumur bor di sekolah.

“Belanja untuk pendidikan sebaiknya juga diimbangi dengan peningkatan keamanan sekolah dan evaluasi efektivitas pelatihan guru, bukan hanya sekadar jumlah peserta,” kata Rocky.

Rocky juga menyampaikan, pada sektor kesehatan meskipun terjadi peningkatan kualitas fasilitas di RSUD Depati Hamzah, Pansus 8 menilai masih ada kesenjangan kompetensi perawat daerah juga menjadi catatan penting.

Sementara dalam bidang sosial dan infrastruktur, Pansus 8 menemukan penyaluran bantuan sosial masih kerap tidak tepat sasaran, serta pembangunan jalan dan fasilitas umum yang belum merata antar kecamatan.

Berdasarkan temuan tersebut, Pansus 8 memberikan sejumlah rekomendasi strategis, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan sosial, serta pemerataan pembangunan berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Belanja daerah kedepan harus lebih presisi, mengutamakan kebutuhan riil masyarakat, dan mampu memberikan manfaat yang terasa langsung,” tukas Rocky.

Rocky juga mengatakan, Pansus 8 berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat segera menindaklanjuti catatan-catatan tersebut dalam perencanaan pembangunan selanjutnya.



Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar