BERITALAIN.ID --- BANGKA SELATAN, SIMPANG RIMBA. Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman. Dalam waktu dekat akan mengeluarkan kebijakan strategis membuka kawasan Isolasi Terpadu (Isoter) sebagai langkah penanggulangan Covid-19.
"Nanti kami akan membuka kawasan Isolasi Terpadu (Isoter). Jadi tidak ada lagi istilahnya isolasi mandiri. Pemprov Babel akan menyediakan sekitar 350 kamar untuk pasien Covid-19," katanya.
Kebijakan itu diambil sebagai langkah lanjutan terhadap evaluasi pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 4 bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sabtu kemarin.
"Ini dampak setelah kita melihat data evaluasi kemarin, insyaAllah nanti kita akan rapat bersama satgas Kabupaten/Kota terkait kebijakan tambahan untuk memperkuat kebijakan isolasi terpadu," ujarnya.
Dijelaskan Gubernur Erzaldi usai melakukan touring trail bersama Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, dan Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen M. Jangkung Widyanto menjelajahi Desa Permis-Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Dengan adanya Isoter ini akan memudahkan proses penanganan Coronavirus karena akan terpusat pada satu tempat.
Selain Pemprov Babel, Gubernur juga akan memerintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menyiapkan hal yang sama (Isoter) di wilayah masing-masing.
"Dengan isoter ini akan memperbanyak tracing dan testing. Kita juga akan minta Kabupaten/Kota menyiapkan itu. Terkait konsumsi pasien menggunakan dapur umum," katanya.
Gubernur juga tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas dan interaksi) dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
"Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka tetap waspada. Jangan merasa diri sehat, padahal mereka orang yang terpapar. Bagi mereka tidak apa-apa, tapi bagi yang imunitasnya lemah akan jadi bahaya. Kalau sampai positif mereka akan diisolasi terpadu," katanya menegaskan.



