BERITALAIN.ID --- PANGKALPINANG. Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady melaksanakan reses di Kelurahan Taman Bunga, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Senin (19/04/2021).
Reses yang dilaksanakan di setiap daerah pilih itu dilakukan selama 2 hari itu dihadiri dari masyarakat Kelurahan Taman Bunga, Kacang Pedang dan perwakilan dari kelurahan lainnya. Dengan menghadirkan beberapa dinas antara lain Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Pangkalpinang.
Aspirasi yang disampaikan masyarakat antara lain masih ada warga yang terdampak banjir jika terjadi hujan dengan curah tinggi seperti di Kelurahan Taman Bunga, di Air Kepala Tujuh serta beberapa titik yang lain.
Tidak hanya itu, ada juga aspirasi masyarakat terkait dengan pelayanan rumah sakit dan BPJS, di mana masyarakat yang tidak mampu merasa kesulitan untuk mendapatkan akses BPJS gratis atau peserta bantuan iuran dari anggaran APBD Kota Pangkalpinang.
Ditambah lagi dengan kondisi hari ini yang masih terdampak dengan Pandemi Corona, masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan dan menurunnya penghasilan warga secara umum. Termasuk informasi terkait dengan bantuan UMKM yang dibuka kembali untuk tahun 2021.
"Banyak masyarakat yang berharap dapat mendapatkan akses bantuan dana tersebut, namun informasi yang didapatkan sangat minim sehingga kami berinisiatif melalui fraksi PKS di DPRD Kota Pangkalpinang akan menyiapkan informasi terkait dengan bantuan tersebut yang bisa di akses oleh seluruh masyarakat," ujar Rio.
Hasil dari kegiatan proses ini akan dikumpulkan menjadi pokok pikiran DPRD Kota Pangkalpinang, yang nantinya akan di sinkronkan dengan kegiatan dari Musrenbang Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.
Memang ada beberapa kendala untuk menyelesaikan berbagai program usulan dari masyarakat, antara lain yaitu Revo Koo sing anggaran dan turunnya pendapatan Pemkot Pangkalpinang akibat Pandemi Corona.
"Kami berharap Pemkot Pangkalpinang dapat melakukan prioritas kegiatan yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat luas, seperti pelayanan kesehatan, perbaikan saluran yang sifatnya mendesak, dan akses untuk mendapatkan pendidikan secara layak dan terjangkau," tukas Rio.



