BERITALAIN.ID --- PANGKALPINANG. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pangkalpinang, Abang Hertza didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan (Dikbud) dan BKD berkunjung ke Kementerian Pendidikan dan Kementerian PAN-RB, Minggu (02/05/21).
Dalam kunjungan tersebut Abang Hertza mempertanyakan terkait kuota Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjan Kerja (PPPK/P3K) untuk Kota Pangkalpinang.
"Untuk Pemkot Pangkalpinang sendiri diberikan porsi sebesar 285, tetapi usulan dari kita sebanyak 370 kurang lebih," kata Hertza.
Terkait selisih kouta ini, Abang Hertza berharap jangan sampai menimbulkan masalah baru. Kemanpan RB berkesimpulan data itu menjadi domainnya kementerian Pendidikan, tetapi di kementerian Pendidikan kami menegaskan bahwa kebutuhan daerah itu hanya daerah itulah yang tahu, tinggal daerah itu menyampaikan data yang pailit kepada kementerian terkait agar bisa terakomodir.
Abang Hertza berharap guru yang sudah masuk ke dalam daftar yang sudah dikirimkan oleh Pemkot kota Pangkalpinang itu bisa bersabar sehingga ini bisa di lakukan seleksi tertutup sesuai dengan data ataupun sistem yang dibuat Dinas Pendidikan.
"Hertza berharap agar ini tidak keluar dari koridor karena disinilah bentuk penghargaan daerah kepada guru-guru yang sudah mengabdi dan semoga perjuangan kami tentang P3K ini menjadi angin segera bagi guru-guru di Kota Pangkalpinang, sehingga para guru dapat mewujudkan mimpi mereka masuk dalam P3K ini," pintanya.



