Logo
images

Ketua Pelaksana Bateng 2 Dimensi, Trinugroho

SBA Dan KTH Bukit Pao Selenggarakan Kegiatan Bateng 2 Dimensi

Beritalain.id --- BANGKA TENGAH. Seperadik Bangka Adventure (SBA) berkerjasama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Pao menyelenggrakan kegiatan Bateng 2 Dimensi.

Ketua Pelaksana Bateng 2 dimensi, Trinugroho mengungkapkan bahwa Bateng 2 Dimensi itu merupakan penggabungan antara dimensi ekonomi dengan dimensi lingkungan hidup serta permainan tradisional.

"Alhamdulillah, kenapa kita mencakup ke-3 tema ini karena pelestarian lingkungan, pengembangan ekonomi itu adalah hal yang sangat kita butuhkan di era sekarang," ujarnya, Sabtu (22/01/2022).

Baginya, hal ini merupakan salah satu gebrakan baru untuk bagaimana caranya masyarakat dan pecinta alam serta komunitas yang bergerak di bidang lingkungan untuk berkreasi melestarikan lingkungan tanpa merusak alam.

Pada kegiatan Bateng 2 Dimensi terdapat berbagai macam kegiatan dintaranya seperti pameran seni, juorney of D' Pao, talkshow madu kelulut, the power of Bukit Pao, bazar serta pekan permainan tradisional seperti sempret layangan, lomba betet (ketapel), balapan ban serta pangkak biji karet yang diikuti sebanyak 120 peserta umum yang notabenennya berasal dari hampir seluruh wilayah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Babel. Sedangkan dari Pecinta Alam ada sebanyak 20 komunitas dan rata-rata sumbangsih komunitas dalam memeriahkan kegiatan ini sebanyak 15 orang setiap komunitasnya. Selain itu dalam rangkian kegiatan ini pada malam harinya akan diadakan acara anjangsana alam.

"Jadi kegiatan ini diadakan selama 3 hari, dengan diikuti oleh berbagai kalangan peserta seperti Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), Pecinta Alam, sekolahan serta peserta umum dimana kita mengangkat tentang permainan tradisional dan pelestarian lingkungannya serta perkembangan ekonomi dengan menyajikan sesuatu yang berbeda yang langsung bergerak ke alam," terangnya.

Sambungnya, dari segi penataan lingkungan sendiri para peserta akan disediakan beberapa bahan untuk dikreasikan sehingga menghasilkan suatu karya. Sedangkan dari segi pengembangan ekonominya dimana melibatkan masyarakat khususnya di Kelurahan Dul untuk melakukan kegiatan jual beli yang semuanya itu menggunakan alat tukar dari bambu.

"Tentunya ada cara/teknik untuk membedakannya alat tukar yang digunakan yakni disetiap bambu diberikan warna berdasarkan nominal, untuk warna merah besar nominalnya 10 ribu dan warna coklat 5 ribu. Ini merupakan teknik kita menceritakan 2 dimensi tadi antara kehidupan diluar dan di dalam kawasan bukit pao ini,"

Dirinya berharap dari kegiatan itu terus menjunjung kekeluargaan khususnya SBA dan KTH untuk terus berkreasi dan berkarya serta membuat kegiatan yang membangun idealis atau gerakan yang mengarah untuk melestarikan lingkungan dan perkembangan ekonomi.

"Harapan inti kami berharap kedepannya Bukit Pao akan terus jaya, terlebih dapat menjadi rumah bersama komunitas Pecinta Alam dan Mapala



Dipost Oleh Ara

Selamat membaca di situs kami.

Tinggalkan Komentar